Bermain dengan 3D di Photoshop – PCplus Live | Photoshop Services

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Bermain dengan 3D di Photoshop – PCplus Live | Photoshop Services

Adobe Photoshop tidak cuma bisa dimanfaatkan untuk memanipulasi foto atau gambar. Di edisi CS4 Prolonged, aplikasi ini menyediakan pula fasilitas untuk menciptakan gambar tiga dimensi (3D). Meski sederhana, hasilnya cukup ciamik serta praktis digunakan.

Beberapa bentuk 3D siap-pakai, mulai dari bentuk kotak, bola, donat, hingga kaleng bisa kamu manfaatkan. Tinggal pilih foto, klik beberapa opsi, gambar 3D bisa langsung tercipta.

You are watching: 3d photoshop

Sebagai contoh, PCplus akan mengajak kamu membuat kelereng keramik (marble). Mengubah tekstur keramik menjadi bola bisa kita lakukan dengan sedikit langkah saja.

Tut-3DHasil

Sudah siap mencoba? Mari kita mulai saja.

  1. Buatlah sebuah dokumen gambar baru. Ukuran dan resolusinya bebas. Jika nantinya ingin dicetak, pilihlah resolusi 300 pixels/inch. Jika sudah, siapkan foto atau gambar tekstur yang akan diterapkan pada gambar 3D.

  2. PCplus memperoleh gambar tekstur marmer ini dari web. Dengannya, PCplus akan membuat sebuah kelereng dari marmer. Masukkan gambar dengan mengklik [File] > [Place…]. Cari dan pilih gambar yang dipakai, lalu klik [Place].

Do you know: 19 Best Graphic Design Softwares for Designers in 2021 | Photoshop Services

Tut-3D2

  1. Setelah gambar masuk, tekan [Enter]. Pilihan bentuk 3D tersedia di menu [3D] > [New Shape From Layer]. Di sini tersedia sejumlah bentuk 3D yang bisa dipakai secara langsung, mulai bentuk kubus, bola, hingga kaleng soda.

Tut-3D3

  1. Untuk menyulap gambar tekstur marmer tersebut menjadi bola kelereng, klik [3D] > [New Shape From Layer] > [Sphere]. Tunggu beberapa saat hingga gambar bola 3D bertekstur gambar pilihan Anda muncul.

Tut-3D4

  1. Kini dua software 3D di toolbox sudah dapat digunakan. Untuk mengolah gambar, manfaatkan software di jajaran “3D Rotate Software”. Fitur ini terdiri dari lima software, yakni 3D Rotate Software (berfungsi untuk merotasi bentuk 3D ke segala arah), 3D Roll Software (merotasi bentuk 3D secara satu arah), 3D Pan Software (mengubah atau menggeser posisi bentuk 3D), 3D Slide Software (mengubah posisi dan ukuran bentuk 3D), dan 3D Scale Software (mengubah ukuran bentuk 3D).

Tut-3D5

  1. Supaya tampil lebih realistis, aturlah pencahayaan bentuk 3D yang Anda buat. Manfaatkan panel 3D untuk mengelola gambar. Untuk memunculkannya, klik [Window] > [3D]. Untuk menambahkan efek cahaya, klik tab [Filter: By Lights] berikon bohlam.

Tut-3D6

  1. Ada tiga jenis pencahayaan yang disediakan, yakni Level, Spot, dan Infinite. Biasanya, pencahayaan secara default adalah Infinite. Nah, untuk membuat pencahayaan baru, klik tombol berikon lembaran kertas di panel “3D”, lalu pilih jenis pencahayaan yang dibutuhkan.

Tut-3D7

  1. Sebuah layer cahaya baru akan muncul. Klik layer baru tersebut, lalu atur intensitas pencahayaannya melalui menu “Depth”. Anda bisa mengatur jatuhnya cahaya memakai software yang ada di panel properties layer cahaya.

Tut-3D8

See more: what are the top 10 photo editing apps | Photoshop Services

Makin Realistis Makin Bagus

Refleksi pantul bisa diutak-atik lagi supaya tampilannya makin realistis. Ubah layer 3D menjadi gambar dengan mengklik-kanan layer tersebut di panel “Layers”, lalu pilih [Rasterize]. Gandakan layer berisi gambar 3D dengan mengklik layer “Background”, lalu tekan tombol [Ctrl] + [J]. Klik [OK] di boks notifikasi yang muncul.

Karena kondisi refleksi selalu terbalik dari posisi foto utama, Anda harus merotasinya. Klik layer duplikasi, lalu klik [Edit] > [Transform] > [Flip Vertical]. Jika gambar diminta untuk diubah menjadi “Sensible layer”, klik saja [Yes]. Layer duplikasi akan terbalik secara vertikal. Ubah mixing mode layer tersebut—melalui lewat menu drop-down di atas boks dialog Layer—menjadi [Multiply]. Geser layer hingga refleksinya berada tepat di bawah obyek utama.

Refleksi tidak akan memunculkan obyek utama secara utuh. Umumnya, ada kesan gradasi di refleksi. Untuk membuatnya, manfaatkan fasilitas gradient software. Pertama, buat dulu masks layer dengan mengklik layer duplikasi, lalu klik [Layer] > [Layer Mask] > [Reveal All].

Setelah terbentuk layer masks, klik [Gradient Tool]. Pastikan warna yang terpilih di dua kotak warna—foreground dan background colour—adalah hitam dan putih. Pilihlah mode [Black to Transparant] pada menu “Gradient Editor” di sisi atas, lalu gunakan gradasi jenis [Linier].

Klik tarik gradient software dari arah bawah ke atas pada layer masks di layer hasil duplikasi hingga mendekati posisi foto obyek utama. Lihatlah, kini obyek pada layer duplikasi tampak seperti samar-samar. Supaya tidak terlalu tajam, turunkan sedikit nilai opacity layer duplikasi.

Buatlah bayangan jatuh di bawah kelereng menggunakan [Elliptical Marquee Tool]. Buatlah bentuk oval dalam layer baru di bawah layer kelereng, warnai hitam, lalu beri filter [Filter] > [Blur] > [Motion Blur]. Pilih “Angle” 0 derajat, lalu nilai “Distance” maksimal. Klik [OK]. Lihat hasilnya.

Leave a Reply

×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?
%d bloggers like this: